Pengembangan dan gejala peyakit jantung koroner

 

       Peyakit jatung koroner  adalah salah satu peyakit dengan resiko kematian tertinggi  di indonesia,terutama pada usia produktif yang tinggal diperkotaan.pemicu utama penyakit ini adalah asap rokok dan juga gaya hidup yang berantakkan dan tidak diperhatikan.

        Penyakit jantung terjadi karena adanya peyumbatan yang terjadi diantara pembulut darah jantung,peradangan,infeksi dan kelainan pada saat lahir. peyakit ini sudah sering ditemukan pada anak remaja maupun orang dewasa. akibat dari peyakit ini bisa muncul akibat gaya hidup yang kurang sehat seperti merokok,diet tidak sehat ,kurangnya olahraga dan terlalu stres juga bisa memicu resiko terjadinya peyakit jantung yang paling tinggi. 

    Arteri koroner sendiri merupakan pembuluh darah yang memasok darah dan oksigen ke otot jantung agar tetap memompa,jantung sendiri membutuhkan oksigen dan zat gizi lain dibawa oleh darah agar badan kita tetap sehat. 

    Menurut analisa pemerintah,angka persentase penyakit jantung pada tahun 2024-2025 adalah sekitar 0,85% secara  nasional.pesentase peyakit jantung meningkat pada anak muda,dengan tren diagnosa jantung awalanya hanya dialami oleh orang tua berumur 48 tahun pada tahun (2013) dan berubah menjadi 43 tahun dalam satu dekade terakhir ditahun (2022).pada tahun (2022) peyakit jantung mencapai angka 15,5 juta kasus peyakit jantung.

    Apakah peyakit jantung ini turun termurun ? jawabanya iya,sebuah penelitian mencatat 46% peyakit jantung terjadi karena turunan dari salah satu orang tua yang memiliki penyakit jantung.pada dasarnya gejala yang terjadi pada anaknya di mempunyai keturunan jantung adalah memiliki gejala yang sama dengan penderita jantung seperti gampang enggap jika terlalu banyak aktivitas dan mudah lelah ketika diluar rumah.

    gejala gejala pada penderita sakit jantung adalah nyeri pada dada dan sesak napas hingga detak jantung tidak teratur,kelalahan padahal baru menjalani aktivitas dan membengkak pada bagian perut dan kaki. menurut pengalaman saya,saya menemukan penderita jantung itu gejalanya adalah gemuk yang tidak wajar atau bisa dibilang gemuknya bukan karena lemak namun karena terlalu banyaknya cairan yang terdapat didalam tubuhnya. yang palimg mudah kita lakukan adalah pencet kaki kalian jika di cepat kembali berarti jantung kalian masih aman namun jika kaki yang kalian pencet itu tidak cepat kembali bebrti kondisi jantung kalian tidak aman dan perlu melakukan pemeriksaan ke dokter.

    Pencegahan dalam peyakit jantung ini adalah merubah gaya hidup agar lebih sehat,berhenti merokok dan menghidar jika ada orang yang merokok,memakan makanan sehat dan menghindari makanan yang mengandung lemak dan garam yang tinggi,dan yang terakhir menjaga berat badan ideal dan megolala  stres. tak lupa memeriksakan kesehatan dengan dokter dirumah sakit dan pemeriksaan yang dilakukan tekanan darah dan kolesterol secara teratur. 

Komentar